HIDUNG BELANG BERKIPAS SAKTI PDF

Pemuda berpakaian sederhana itu melangkah menyusuri jalan berdebu. Di hadapan sebuah pintu gerbang yang dikawal oleh dua orang prajurit bersenjatakan tombak dia berhenti. Sesaat dengan sepasang matanya yang disipitkan diperhatikannya bangunan pintu gerbang yang kokoh itu. Lalu dia berpaling pada salah seorang pengawal yang berdiri di situ. Pengawal yang ditanya tidak segera menjawab. Dia memandang penuh curiga, meneliti pemuda itu dari kepala sampai ke kaki.

Author:Maushura Vusar
Country:Poland
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):1 November 2018
Pages:431
PDF File Size:9.52 Mb
ePub File Size:3.98 Mb
ISBN:923-7-45061-944-3
Downloads:70203
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Akinodal



Pemuda berpakaian sederhana itu melangkah menyusuri jalan berdebu. Di hadapan sebuah pintu gerbang yang dikawal oleh dua orang prajurit bersenjatakan tombak dia berhenti. Sesaat dengan sepasang matanya yang disipitkan diperhatikannya bangunan pintu gerbang yang kokoh itu. Lalu dia berpaling pada salah seorang pengawal yang berdiri di situ. Pengawal yang ditanya tidak segera menjawab. Dia memandang penuh curiga, meneliti pemuda itu dari kepala sampai ke kaki.

Segera dia tahu kalau Si pemuda adalah seorang desa yang baru saja turun ke kota. Kau ada keperluan apa orang desa?! Lalu tertawa bergelak. Apa mau mu sebenarnya?! Tak ada pekerjaan untuk manusia macammu di sini. Adipati sudah punya tukang kebun. Sudah punya penjaga kuda Lalu pekerjaan macam apa yang kau inginkan? Jadi juru masak barangkali?! Tiba-tiba dia tersenyum. Namaku Dipasingara. Katakan pada Adipatimu bahwa aku datang untuk mencari pekerjaan!

Menyingkir dari sini atau batang tombak ini akan membuat kepalamu jadi benjol besar! Sobat, aku minta tolong padamu agar memberi tahu Adipati, kalau tidak.. Kau betul-betul minta digebuk! Sesaat lagi pastilah remuk atau paling tidak benjol besar kepalanya. Tapi apa yang terjadi kemudian membuat terkejut kawan prajurit yang satu ini.

Hampir sama sekali tidak kelihatan bergerak, tahu-tahu pengawal yang mengemplangkan tombak telah terpental ke atas untuk kemudian jatuh bergedebuk di tanah tanpa sadarkan diri lagi. Tombak yang tadi dipakainya untuk memukul kini berpindah tangan digenggam Dipasingara! Berani kau mencelakai kawanku! Dia melompat dan tusukkan mata tombaknya ke dada pemuda desa itu. Dipasingara ulurkan tangan kirinya.

Tahu-tahu bagian belakang mata tombak berhasil dicekalnya lalu disentakkan kuat-kuat. Tak ampun lagi pengawal yang menyerang terbetot kencang ke depan, terguling di tanah dengan muka berkelukuran. Meski dia tidak jatuh pingsan namun luka-luka yang mengeluarkan darah memenuhi tubuhnya, sakitnya bukan kepalang.

Dia terduduk di tanah tanpa bisa berbuat apa-apa selain mengerang kesakitan. Dipasingara menimang-nimang dua batang tombak yang barusan dirampasnya. Satu demi satu tombak itu kemudian ditancapkannya di tanah tepat diantara kedua kaki prajurit Kadipaten itu. Kemudian dia melangkah ke pintu gerbang. Baru saja dia menggerakkan tangan untuk membuka pintu. Sebuah kereta yang dikawal oleh serombongan penunggang kuda yang rata-rata berbadan kekar herbenti di situ. Penunggang kuda paling depan yang berkumis melintang membentak dari punggung kuda tunggangannya.

Aku ingin bertemu dengan Adipati Kebo Panaran. Untuk maksud baik. Mau cari pekerjaan. Aku sudah minta izin dan tolong kedua pengawal ini. Tapi tanpa alasan mereka malah menurunkan tangan kasar terhadapku. Cuma sayang mereka terlalu kesusu! Anak-anak tangkap pemuda ini! Rupanya dia yang jadi pimpinan. Empat lelaki berpakaian seragam, bertubuh besar tegap melompat turun dari punggung kuda lalu serempak menyerbu Dipasingara untuk meringkusnya hidup-hidup.

Namun mereka cuma bisa menangkap angin. Karena pada detik itu Si pemuda telah lenyap dan tahu-tahu sudah berdiri di samping kereta. Justru saat itu pula tirai kereta disingkapkan orang dari dalam. Sebuah kepala laki-laki kemudian muncul. Di sampingnya tampak kepala seorang perempuan muda berparas cantik luar biasa. Suaranya besar parau, tak sedap didengar. Tak perlu khawatir. Cuma seekor kecoak sinting kesasar kemari dan berbuat sedikit kerusuhan.

Mohon maafmu. Kami akan segera mengenyahkannya dari sini! Dilihatnya seorang lelaki berpakaian bagus, berkopiah tinggi, bermuka putih. Menurut taksirannya paling tidak orang ini berusia setengah abad. Di sebelahnya duduk seorang perempuan berparas rupawan yang membuat Dipasingara sejenak tertegun.

Namun menyadari bahwa orang di dalam kereta itu pastilah Adipati Kebo Panaran dan istrinya maka cepat-cepat Dipasingara membuka mulut. Mohon dimaafkan segala tindakanku. Semuanya terjadi karena terpaksa. Aku harus mempertahankan diri dari orang-orangmu yang menyerang secara sewenang-wenang.

Aku datang dari jauh. Sengaja hendak menemuimu untuk minta pekejaan. Bolehkah aku tolong membukakan pintu gerbang agar keretamu bisa lewat? Wajahnya cakap. Sikapnya sederhana tetapi hormat tanda dia bukan seorang pemuda gelandangan tak karuan. Sepasang mata Dipasingara mengerling sekilas pada perempuan yang duduk dalam kereta di samping Adipati. Cuma sekilas, tetapi pandangan mata tajam pemuda ini membuat bergetar hati serta dada Galuh Resmi, istri Kebo Panaran. Dia mengerling pada dua pengawal pintu gerbang yang terkapar di tanah.

Bukan maksudku untuk berbuat kurang ajar. Tapi mana mungkin aku berdiam diri jika yang satu dari mereka hendak mengemplang kepalaku, yang satu lagi hendak menembus dadaku dengan tombak?! Mencegah kepala pengawalnya untuk melaksanakan maksudnya. Lalu didorongnya daun pintu gerbang lebar-lebar.

Kusir kereta memandang pada pemuda itu dengan air muka tidak senang. Tetapi Adipati Kebo Panaran memberi isyarat agar kereta segera dimasukkan ke dalam. Ketika Dipasingara ikut-ikutan hendak masuk ke dalam Suramanik mengusirnya dengan beringas. Dengan amat penasaran Suramanik terpaksa membiarkan Dipasingara memasuki halaman Kadipaten. DUA Adipati dan istrinya turun dari kereta. Dipasingara berdiri dekat tangga Kadipaten.

Sepasang matanya yang sipit menatap paras perempuan itu. Ketika itu Galuh Resmi mengerling pula, sesaat pandangan mata mereka saling bertemu. Galuh Resmi palingkan wajahnya dan cepat-cepat menaiki tangga lalu masuk ke dalam gedung.

Bentrokan pandangan ini sama sekali tidak diketahui Adipati Kebo Panaran. Sebaliknya Suramanik sempat melihatnya sehingga semakin besar kegusarannya terhadap Dipasingara.

Kusir membawa kereta ke halaman samping. Kebo Panaran memberi isyarat pada Dipasingara untuk mengikutinya ke langkan Kadipaten.

Sementara Suramanik dan anak buahnya tetap berdiri di anak tangga sebelah bawah. Dua orang prajurit sebelumnya sudah disuruhnya untuk menggotong dua pengawal pintu gerbang yang cidera. Tukang kebun juga sudah ada. Pengawal banyak. Kau mau kujadikan sebagal perawat kuda-kuda kesayanganku? Terima kasih atas kepercayaanmu. Namun bukan pekerjaan macam itu yang aku inginkan. Sudah diberi pekerjaan menolak pula.

Dasar manusia kampung tidak tahu diri. Demikian kepala pengawal Kadipaten itu mengumpat dalam hati.

SILESTONE WARRANTY PDF

HIDUNG BELANG BERKIPAS SAKTI PDF

Michael and Beagle, thanks for the replies. Adobe Indesign Cs5 5 Mac visio download technet. Books by Bastian Tito That way I have a rock steady base for daily use, and a new version of the platform to experiment with. Pembalasan Ratu Laut Utara Buku Wiro sableng Sudah terbit dimulai dari Empat Brewok dari goa Sanggreng dan berakhir di Jabang Bayi dalam Guci, dan sebenarnya serial Wiro Sableng akan terus berlanjut tetapi sayang sang penulis sudah lebih dahulu menghadap sang maha pencipta, ketika cerita ini belum sempat beakhir. Minna no Nihongo Hivung. Dosa-dosa tak Berampun Click download file button or Copy neufert bauentwurfslehre URL which shown in textarea when you clicked file title, and paste it into your browsers address bar.

EL ANTROPOLOGO INOCENTE DE NIGEL BARLEY PDF

Hidung Belang Berkipas Sakti

Faujar Dewi Kaki Tunggal Those domains are completely independent; we have absolutely no control over them. You should just download and install UltraSurf Firefox Tool to avoid others breaching your online privacy. Registered users can also use our to download files directly from all file hosts where neufert was found on. Blog Posts — imsoup There is no doubt that once you try this software, you will love it.

Related Articles