MAKALAH ALDEHID DAN KETON PDF

Aldehid berasal dari alkohol dehidrogenatum. Aldehid termasuk senyawa yang sederhana jika ditinjau berdasarkan tidak adanya gugus-gugus reaktif yang lain seperti -OH atau -Cl yang terikat langsung pada atom karbon di gugus karbonil - seperti yang bisa ditemukan misalnya pada asam-asam karboksilat yang mengandung gugus -COOH. Pada aldehid, gugus karbonil memiliki satu atom hidrogen yang terikat padanya bersama dengan salah satu dari gugus atom hidrogen lain atau, yang lebih umum, sebuah gugus hidrokarbon yang bisa berupa gugus alkil atau gugus yang mengandung sebuah cincin benzen. Keton memiliki rumus umum: R1 CO R2. Senyawa karbonil yang berikatan dengan dua karbon membedakan keton dari asam karboksilat, aldehida, ester, amida, dan senyawa-senyawa beroksigen lainnya.

Author:Kazragor Gogor
Country:Tunisia
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):18 May 2010
Pages:227
PDF File Size:18.92 Mb
ePub File Size:9.93 Mb
ISBN:492-2-45192-659-8
Downloads:83384
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vijas



Dan tak lupa shalawat beserta salam tetap terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW karena berkat perjuangannya kami bisa berada dalam zaman yang penuh ilmu pengetahuan ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini.

Si dan juga rekan- rekan yang telah menyusun makalah ini. Dan kami berharap semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat. Kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari sempurna, masih banyak kekurangan dalam makalah ini.

Setiap saran, kritik, dan komentar yang bersifat membangun dari pembaca demi kemajuan dimasa yang akan datang. Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi, sedangkan keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi. Aldehid dan keton adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di alam bebas.

Aldehid adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya selalu berikatan dengan paling sedikit satu atom hidrogen. Sedangkan keton adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain.

Aldehid dan keton memiliki banyak manfaat. Contoh senyawa aldehid adalah formalin yang sering digunakan dalam pengawetan zat organik. Sedangkan contoh senyawa keton adalah aseton yang dapat digunakan untuk pembersih kuteks. Gugus karbonil ialah satu atom karbon dan satu atom oksigen yang dihubungkan dengan ikatan ganda dua.

Gugus ini merupakan salah satu gugus fungsi yang paling lazim di alam dan terdapat dalam karbohidrat, lemak, protein, dan steroid. Gugus fungsi ini dijumpai dalam senyawa aldehid dan keton. Apa pengertian dari senyawa aldehid dan keton? Bagaimana struktur dari senyawa aldehid dan keton? Bagaimana tata nama dari senyawa aldehid dan keton? Bagaimana isomer dari senyawa aldehid dan keton?

Apa saja kegunaan aldehid dan keton dalam kehidupan sehari-hari? Untuk mengetahui pengertian dari senyawa aldehid dan keton 2. Untuk mengetahui struktur dari senyawa aldehid dan keton 3. Untuk mengetahui tata nama dari senyawa aldehid dan keton 4. Untuk mengetahui isomer dari senyawa aldehid dan keton 5. Senyawa yang mengandung gugus aldehida disebut golongan alkanal.

Aldehida atau alkanal merupakan senyawa karbon turunan alkana dari keluarga aldehida yang memiliki gugus fungsi -CHO. Rumus struktur aldehida adalah RCHO. Pada aldehid gugus fungsi selalu terletak di salah satu ujung rantai C.

Nama aldehid sebagai turunan dari alkana diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran -a dengan -al. Contoh: CH4 metana dan metanal 2. Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi 3. Penomoran dimulai dari gugus fungsi.

Pemberian nama dimulai dari nama cabang — cabang yang disusun menurut abjad, kemudian nama rantai induk. Posisi gugus fungsi tidak perlu disebutkan karena selalu terletak pada atom C nomor 1. Oleh karena itu, jenis gaya antar molekulnya adalah gaya tarik menarik dipol-dipol. Selain itu, aldehida juga memiliki gaya London gaya tarik-menarik dipole sesaat dipol terimbas. Sebagai catatan, aldehida tidak memiliki ikatan hydrogen seperti halnya alkohol, karena atom H-nya yang bersifat asam yang terikat ke atom O.

H-nya yang bersifat asam yang terikat ke atom O. Adanya gaya tarik-menarik dipol-dipol menyebabkan titik didih aldehida lebih tinggi dibandingkan alkana yang tidak memiliki gaya ini. Namun, tidak adanya ikatan hydrogen pada aldehida menyebabkan titik didih aldehida masih rendah dibandingkan alkohol. Namun, dengan pertambahan panjang rantai karbon, gaya antar molekul yang lebih berperan adalah gaya London.

Hal ini ditunjukkan oleh kenaikan titik didih dari metanal ke butanal. Untuk isomer-isomer aldehida, sifat fisis seperti titik didih dari isomer rantai lurus lebih tinggi dibanding isomer rantai bercabang. Hal ini dikarenakan molekul-molekul dengan rantai lurus dapat mendekat dengan mudah.

Dengan demikian, gaya antar molekul dari isomer rantai lurus lebih kuat dan lebih banyak dibandingkan gaya serupa dari isomer rantai bercabang. Kelarutan aldehida Aldehida memiliki gugus —CO— yang bersifat polar dan rantai alkyl R- yang bersifat non polar.

Jadi, aldehida dapat bercampur dengan senyawa ion, senyawa kovalen polar, dan non polar. Kelarutan aldehida dalam pelarut polar seperti air akan berkurang dengan pertambahan panjang rantai karbon karena aldehida semakin bersifat non polar.

Aldehida adalah reduktor kuat yang dapat bereaksi dengan oksidator lemah seperti lariutan fehling dan larutan Tollens. Sedangkan keton adalah reduktor lemah yang tidak dapat mengoksidasi kedua larutan tersebut. Pembuatan aldehida Aldehida dapat dibuat dari reaksi oksidasi alkohol primer dengan suatu oksidator. Simak mekanisme reaksinya berikut ini.

Rumus struktur keton a. Bila perlu digunakan nomor. Penomoran dilakukan sehingga gugus karbonil mendapat nomor kecil. Contoh : Propanon Butanon - Sistem Trivial Gugus alkil atau aril yang terikat pada karbonil dinamai, kemudian ditambah kata keton. Dengan demikian, jenis gaya antar molekul keton juga sama dengan aldehida, yakni gaya tarik menarikdipol- dipol disamping gaya London.

Tidak mengherankan apabila sifat fisis keton, seperti titik didihnya mirip dengan aldehida. Juga, bahwa titik dididh keton lebih tinggi dari alkana, tetapi masih lebh rendah dari alkohol. Dengan pertambahan panjang rantai karbon, gaya antar molekul yang lebih berperan adalahgaya London. Hal ini ditunjukkan oleh kenaikan titik didih dari propanon ke 2-pentanon pada tabel Disamping itu, untuk menunjukkan isomer-isomer keton, sifat fisis seperti titik didih dari isomer rantai lurus lebih tinggi dibanding isomer rantai bercabang.

Untuk jelasnya, bandingkan titik didih 2-pentanon dan 3-metil2- butanon, seperti tampak pada tabel Kelarutan keton Keton memiliki gugus karbonil —CO- yang bersifat polar dan rantai alkyl R- yang bersifat non polar.

Jadi, keton dapat bercampur dengan senyawa ion, senyawa kovalen polar, dan non polar. Kelarutan keton dalam pelarut polar seperti air akan berkurang dengan pertambahan panjang rantai karbon karena keton semakin bersifat non-polar.

Pembuatan keton Keton dapat dibuat dari reaksi oksidasi alcohol skunder dengan suatu oksidator. Simak contoh berikut. Seperti halnya aldehida, pembuatan keton di laboratorium menggunakan oksidator K2Cr2O7 dalam suasana asam. Sedangkan di industri, digunakan oksidator O2 dari udara dengan katalis seperti Cu dan Ag. Isomer Struktur pada aldehid Aldehida tidak mempunyai isomer posisi karena gugus fungsi dari aldehida terletak di ujung rantai C. Isomer pada aldehida terjadi karena adanya cabang dan letak cabang, jadi aldehida memiliki isomer struktur.

Keisomeran alkanal mulai terdapat pada butanal yang mempunyai dua isomer, yaitu butanal dan 2—metil—propanal isobutanal. Butanal 2—metil—propanal isobutanal 2. Isomer posisi pada keton Isomer posisi yang terjadi pada keton disebabkan oleh adanya perubahan dalam kedudukan gugus karbonil dalam rantai Contoh : 3. Isomer Fungsi Keisomeran fungsi, yaitu keisomeran yang terjadi karena perbedaan gugus fungsi di antara dua senyawa yang mempunyai rumus molekul sama.

Contoh : 2. Aldehid 1. Formaldehida juga dimanfaat sebagai bahan baku untuk industri plastik melamin dan bakelit. Asetaldehida atau etanal merupakan bahan baku untuk bahan industri, misalnya polivinilasetat P VA yang digunakan sebagai bahan lem dan paraldehida Obat penenang.

Beberapa jenis aldehida lain, misalnya sinamaldehida merupakan zat yang memberi aroma khas pada kayu manis, dan vanilin merupakan senyawa aldehida yang memberi aroma khas pada buah vanili. Keton 1. Senyawa keton yang paling banyak dikenal adalah propanon atau aseton. Aseton banyak dimanfaatkan sebagai pelarut misalnya pelarut cat kuku dan pembersih kaca.

Aseton juga merupakan bahan baku untuk membuat senyawa bahan industri, misalnya perspex sejenis plastik dan bispenol plastik.

Hormon dalam tubuh manusia, misalnya testosteron, progesteron, kortikosteron, dan sejenisnya merupakan senyawa keton. Bahan baku pembuatan zat organic lain seperti chlaroform yang digunakan sebagai obat bius. Selain aseton beberapa senyawa keton banyak yang berbau harum sehingga digunakan sebagai campuran parfum dan kosmetika lainnya. Gugu karbonil aldehid terikat pada hidrogen dari satu ujung, tetapi dalam keton, gugus karbonil terikat pada atom karbon dari kedua belah pihak. Oleh karena itu, gugus fungsional keton selalu terlihat di tengah molekul, dan gugus aldehid selalu di ujung.

Dalam nomenklatur tersebut, aldehid memiliki akhiran -al dan keton akhiran adalah -on. Dalam molekul dimana aldehid adalah gugus fungsional, karbon karbonil diberikan nomor satu pada nomenklatur. Dalam keton, rantai diberi nomor dengan cara memberikan nomor serendah mungkin pada karbon karbonil tidak akan mendapatkan nomor satu di setiap kesempatan.

Aldehid dapat dengan mudah teroksidasi dibandingkan dengan keton. Seperti formalin yang dipergunakan dalam pengawetan mayat. Penggunaan senyawa ini mestinya lebih diawasi dalam kehidupan masyarakat. Kimia Universitas Asas dan Struktur. Jakarta:Binarupa Aksara Related Papers.

MANOHAR SPOKEN ENGLISH BOOK PDF

Makalah Aldehid Dan Keton

Gugus karbonil adalah gugus yang sangat menentukan sifat kimia dari aldehid dan keton. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika kebanyakan sifat- sifat dari senyawa-senyawa ini adalah mirip satu sama lain. Aldehid dan keton merupakan dua senyawa yang sangat penting, dan lazim terdapat dalam sistem makhluk hidup. Gula ribosa dan hormon betina progesteron merupakan dua contoh aldehid dan keton yang penting secara biologis. Banyak aldehid dan keton mempunyai bau khas yang membedakannya. Umumnya aldehid berbau merangsang dan keton berbau harum.

HALETOS ORGANICOS PDF

Perhatikan kemiripan strukturnya. Karena keduanya mengandung gugus karbonil, sifat kimia aldehid dan keton serupa. Aldehid berbeda dengan keton karena aldehid memiliki sebuah atom hidrogen yang terikat pada gugus karbonilnya. Hal tersebut menyebabkan aldehid sangat mudah teroksidasi. Sedangkan keton tidak memiliki atom hidrogen tersebut sehingga tidak mudah dioksidasi. Keton hanya bisa dioksidasi dengan menggunakan agen pengoksidasi kuat yang memilki kemampuan untuk memutus ikatan-ikatan karbon Anonim2, Aldehid dan keton lazim didapat dalam sistem makhluk hidup.

BEREIK EN BEHOUD JE IDEALE GEWICHT SONJA BAKKER PDF

Dan tak lupa shalawat beserta salam tetap terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW karena berkat perjuangannya kami bisa berada dalam zaman yang penuh ilmu pengetahuan ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Si dan juga rekan- rekan yang telah menyusun makalah ini. Dan kami berharap semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat. Kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari sempurna, masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Setiap saran, kritik, dan komentar yang bersifat membangun dari pembaca demi kemajuan dimasa yang akan datang. Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi, sedangkan keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi.

Related Articles