ANTROPOLOGI RAGAWI PDF

Budi Azhar, SU. Istilah ini merupakan pengindonesiaan dari physical anthropology. Secara umum sering dikatakan bahwa antropologi adalah the study of man. Yang membedakan antropologi dengan cabang-cabang ilmu tersebut adalah bahwa pusat perhatian anthropologi adalah pada variasi baik biologi maupun budaya. Variasi adalah tema alam dan oleh karena itu variasi biologis dan budaya adalah hal yang alamiah.

Author:Mezile Tern
Country:Timor Leste
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):4 June 2008
Pages:332
PDF File Size:8.9 Mb
ePub File Size:19.28 Mb
ISBN:471-9-73797-379-7
Downloads:76460
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dorr



Istilah Antropologi berasal dari kata anthropos yang berarti manusia ; dan logos yang berarti ilmu atau teori. Jadi Istilah antropologi berarti ilmu tentang manusia.

Ilmu, Antropologi atau ilmu tentang manusia ini dapat dibagi — bagi lagi menjadi dua anak cabang yaitu antropologi ragawi fisik dan antropologi budaya. Antropologi ragawi mempelajari raga atau segi — segi jasmani manusia. Sedangkan Antropologi budaya mempelajari segi — segi kebudayaan manusia.

Antropologi budaya sendiri dibagi lagi menjadi tiga anak cabang ilmu, yaitu etnolinguistik, prehistori dan etnologi. Segi — segi tersebut masing — masing menjadi obyek khusus yang dipelajari atau diselidiki oleh ilmu tertentu. Sedangkan manusia dengan segala seginya tersebut merupakan obyek umum yang dipelajari atau diselidiki berbagai ilmu. Jadi yang membedakan antropologi budaya dari ilmu lain yang juga mempelajari masalah manusia, ialah obyek khusus yang diselidikinya.

Antropologi budaya yang obyek khusus penyelidikannya ialah kebudayaan juga perlu mengetahui anak — anak cabang ilmunya. Bahkan antropologi budaya dengna anak — anak cabang ilmunya itu juga harus berhubungan dengan ilmu — ilmu lain seperti sosiologi,sejarah, ilmu hukum , geografi,ekologi dan sebagainya.

Dalam kehidupan sehari — hari kita dapat dengan mudah melihat hal — hal yang berbeda sedangkan hal — hal yang sama atau bersamaan sulit atau bhkan tidak dapat diketahui. Antropolgi budaya juga dapat membantu membentuk kehidupan bersama yang bersahabat antara berbagai suku bangsa di dunia ini,selain itu Antropolgi budaya dapat membantu pembangunan masyarakat pedesaan,dapat membantu membantu memajukkan suku bangsa — suku bangsa yang masih hidup terasing di daerah — daerah pedalaman dan banyak ketinggalan dalam berbagai hal.

Tetapi juga sikap, tingkah laku manusia, cara berfikir, pandangan hidup, peneliaian tentang baik buruk, semua itu termasuk pengertian kebudayaan. Secara singkat dan sederhana antropologi budaya memberi arti istilah — kebudayaan sebagai cara orang bersikap dan bertingkah laku yang di pelajari yang sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat beserta hasil — hasilnya. Misalnya cara orang berjalan, cara orang membuat barang — barang, semua itu jelas tampak oleh kita.

Demikian pula pensil,bolpoint,radio,pesawat televisi,semua itu hasil kebudayaan yang tampak nyata juga. Tetapi ada cara — cara berbuat atau berkelakuan tang hasilnya tidak dapat dilihat secara langsung. Misalnya cara berfikir adalah suatu tindakan atau perbuatan dengan cara — cara tertentu yang dipelajari lebih dahulu. Tetapi kita tidak dapat melihat cara orang berfikir. Hasil — hasil berfikir itu adalah ilmu pengetahuan. Ini pun sebetulnya tidak dapat dilihat secara langsung atau dapat dilihat hanya dengan melalui benda — benda hasil ilmu pengetahuan itu.

Alat perlengkapan hidup manusia,seperti pakaian, rumah, alat — alat rumah tangga, senjata — senjata, alat — alat angkutan dan sebagainya 2. Mata pencaharian hidu[p,seperti bercocok tanam,berternak,berburu,berdagang dan sebagainya 3.

Pranata masyarakat,seperti hukum,aturan perkawinan,peraturan keanggotaan kekerabatan dan sebagainya 4. Bahasa,baik lisan maupun tulisan 5. Kesenian,baik seni rupa,suara,drama,seni gerak 6. Ilmu pengetahuan 7. Dan diantara sekian banyak unsur kebudayaan itu ada sejumlah unsur yang bersifat universal. Akan tetapi sebetulnya unsur — unsur kebudayaan itu sama lain saling berhubungan. Dengan demikian gambaran tentang kebudayaan suatu suaku bangsa atau bangsa tertentu tampak utuh, tidak terpecah — pecah.

Kita ambil contoh keris. Keris adalah hasil kebudayaan orang jawa. Keris ini ternyata mempunyai hubungan dengan kepercayaan. Orang Jawa percaya bahwa ada keris yang mengandung kekuatan — kekuatan gaib yang dapat berpengaruh kepada kehidupan pemiliknya. Discovery adalah penemuan sesuatu yang baru yang sebelumnya tidak ada. Discovery merupakan penemuan yang terjadi secara tidak sengaja atau kebetulan. Sebagai contoh ialah penemuan kertas mengisap tinta. Pada zaman dahulu untuk meringankan tulisan dengan tinta dipakai pasir yang sangat halus.

Pasir halus tersebut ditaburkan di atas kertas bertulis dengan tinta,kemudian ditiup. Maka keringkanlah tulisan tadi. Sekarang kita memakai kertas pengisap untuk mengeringkan tinta. Contoh suatu invention adalah Nenek mopyang Maori berasal daroi daerah tropika. Mereka lalu berpindah ke daerah sub tropika yaitu ke Selandia Baru. Di daerah asal mereka, pakain mereka diibuat dari kulit pohon murbai. Setelah mereka tiba di Selandia baru mereka tidak lagi dapat membuat pakain dari bahan kulit pohon murbai,karena di Selandia baru tidak ada pohopn murbai.

Orang Maori mencoba — coba menggunakan bermacam — macam kulit pohon kayu yang tumbuh di Selandia baru. Tetapi ternyata tidak ada yang cocok untuk bahan pakaian. Akhirnya dicobalah hannep. Ternyata untuk dijadikan bahan pakaian hennep ini tidak perlu dipukul — pukul, Serat hennep bagus sekali untuk dianyam dijadikan bahan pakaian. Orang maori lalu membuat pakaian dari anyaman hennep. Dapat dikatakan, bahwa invention merupakan usaha sungguh — sungguh untuk memperoleh hal — hal baru.

Antara lain adalah orang yang memikirkan, merancang, melaksanakan pembuatan suatu unsur baru itu harus mempunyai pengetahuan kebudayaan, sudah yang luas dan dalam. Disamping apa yang tersebut di atas,masih ada faktor — faktor lain seperti suasana dan lingkungan alam fisik. Dalam suasaana yang terang dan tenteram,atau sebaliknya orang mudah terangsang untuk berfikir kreatif. Dalam waktu yang serba sulit penuh pergolakan juga mendorong orang untuk berfikir kreatif.

Denagn demikian mendorong timbulnya kebutuhan atau keinginan akan barang atau hal yang baru. Mengenai pengaruh alam fisik kepada pembentukan unsur kebudayaan , sudah dikemukakan di atas tentang pembuatan pakain orang maori. Yang juga tidak kurang pentingnya ialah faktor penerimaan masyarakat. Semua sebutan itu menunjukkna kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa yang bersangkutan. Semua sebutan itu menunjukan kebudayaan yang dimiliki oleh suku bangsa — suku bangsa di Indonesia.

Perlu diingat bahwa karena hubungan lalu lintas sekarang sudah sedemikian lancarnya,maka perbaharuan antara berbagai suku bangsa dalam pergaulan hidup sudah terjadi dimana — mana. Hal ini berarti bahwa kebudayaan berbagi suku bangsa Indonesia sudah banyak yang saling bercampur.

Proses perbaharuan kebudayaan antara suku bangsa Indonesia ini pada akhirnya tidaklah mustahil kalau sebutan — sebutan seperti kebudayaan Toraja, Dayak dan sebagaianya menjadi hilang ,sehinggan yang ada hanya sebutan kebudayaan Indonesia tanpa menunjukkan unsur kebudayaan suatu bangsa tertentu.

Ada lagi penyebutan kebudayaan menuryt mata [encaharian masyarakatanya. Misalnya orang menyebut kebudayaan masyarakat peternak dan sebagainya. Dengan singkat bermacam — macam sebutan kebudayaan sperti di atas itu menunjukkan bahwa kebudayaan itu beraneka ragam. Ada anggapan bahwa kebudayaan daerah pulau — pulau Indonesia yang besar — besar yati Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan lain — lain pulau dari Nusa Tenggara sampai kira — kira pulau Flores, terpengaruh oleh kebudayaan asing yang datang dari Asia.

Sedangkan kebudayaan daerah pulau — pulau sebelah timur Sulawesi dan Sumbawa, yaitu kepulauan Maluku Utara,Maluku Selatan dan Kepulauan Timor terpengaruh oleh kebudayaan asing yang datang dari Irian dan Malanesia. Jadi menurut anggapan ini kebudayaan Indonesia itu dibagi menjadi 2 golongan yaitu golongan kebudayaan Indonesia bagian barat dan golongan kebudayaan Indonesia bagian Timur. Pembagian ini berdasarkan asal kebudayaan asing yang mempengaruhi kebudayaan daerah — daerah kepulauan Indonesia.

Pada bagian ini keduanya disinggung pula,karena hal — hal tersebut merupakan pula pendorong perubahan kebudayaan. Di bagian muka telah disebutkan bahwa dengan penemuan dan pendapatan terjadilah suatu unsur kebudayaan baru, yang mendorong untuk perkembangan selanjutnya.

Difusi kebudayaan merupakan penyebaran sesuatu unsur kebudayaan dari satu masyarakat ke masyarakat lain. Sebenarnya difusi terjadi pula di dalam lingkungan satu masyarakat difusi intra masyarakat , tetapi yang lebih banyak mendapati perhatian di dalam antropologi ialah difusi yang berlangsung dari satu masyarakat ke masyarakat yang lain difusi inter masyarakat Difusi kebudayaan berlangsung melalui berbagai bentuk yang berlainan, misalnya melaui perpindahan bangsa — bangsa pada zaman dahulu atau melalui perseorangan seperti pedagang , pelaut dan penyebar agama.

Difusi kebudayaan dapat pula berlangsung diantara dua kelompokk masyarakt yang tinggal bertetangga. Cara suatu unsur kebudayaan masuk dalam suatu kebudayaan masyarakat penerima juga terjadi dengan berbagai macam. Pertama dapat dengan jalan damai dan memajukkan kebudayaan penerima penetration pacifique. Yang kedua melalui jalan peperangan dan penjajahan,misalnya sehingga masuknya dengan cara merusak dan dapat menimbulkan gangguan pada kebudayaan masyarakat yang dijajah penetration violente.

Cara yang ketiga dalah dengan jalan hidup berdampingan tanpa saling merugikan malahan mungkin menguntungkan syimbiotic ,seperti dapat terjadi pada suku — suku bangsa atau bangsa yang hidup bertetangga dan hidup berdampingan. Mengingat bahwa akulturasi akan terjadi apabila dua kelompok masyarakat yang berbeda kebudayaannya berhadapan satu sama lain,maka tidaklah sukar untuk kiranya untuk mengatakan bahwa akulturasi sudah berlangsung sejak zaman dahulu sekali, dan juga terjadi di antara bansa mana saja.

Tetapi karena pengaruhnya dalam proses akulturasi itu ialah masuknya unsur — unsur kebudayaan Eropa dan Amerika Serikat maka seringkali akulturasi diartikan sebagai terpengaruhnya kebydayaan bangsa — bangsa di Asia, Afrika dan tempat lainnya di luar Eropa —Amerika Serikat oleh masuknya unsur — unsur kebudayaan Eropa Amerika Serikat. Bahkan seringkali pula diartikan sebagai terpengaruhnya kebudayaan masyarakat sederhan oleh unsur — unsur kebudayaan Eropa — Amerika Serikat.

Hal tersebut diatas mudah di pahami karena sampai belum lama berselang, orang- orang Eropa dan Amerika Serikat bertebaran hampir ke seluruh penjuru dunia. Banyak negara di Eropa tersebut akhirnya justru menjadi penjajah dio wilayah — wilayah Asia-Afrika dan daerah lainnya.

Karena itulah tidak mengherankan apabila proses akulturasi merupakan bahan penyelidikan mereka yang penting. Mereka sebagai penjajah sudah barang tentu ingin menanamkan kekuasaanya agar lebih kokoh,teratur dan mantap. Akulturasi pada dasarnya merupakan proses penerimaan dan peminjaman hal baru kebudayaan yang satu oleh yang lain.

Dengan sendirinya akulturasi mendekatkan kedua kelompok yang berhadapan itu. Hanya tidak selamanya menimbulkan pemesraan antara keduanya. Dalm proses akulturasi peristiwa saling mendekati itu tidak lengkap. Asimilasi akan terjadi pada kelompok masyarakat dengan kebudayaan yang berbeda, hidup berdampingan, sehingga anggota dari kelompok tadi dapat bergaul sesamanya secara langsung dan akrab dalam waktu yang lama, yang memungkinkan kebudayaan kelompok tersebut saling berusaha mendekati satu sama lain dan lambat laun menjadi satu.

Jadi, dalam proses asimilasi terjadi unsur — unsur kebudayaan baru yang tidak serupa dengan unsur — unsur lama. Proses asimilasi rupa-rupanya tidak selamanya berlangsung dengan mudah. Untuk itu diperlukan bebrapa syarat di antaranya adanya saling menghargai dan rasa tenggang rasa. Sumber : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta :PT. Rora Karya. Diposting oleh.

FRAKTUR BASIS KRANII PDF

Tinyu PDF Me

Istilah Antropologi berasal dari kata anthropos yang berarti manusia ; dan logos yang berarti ilmu atau teori. Jadi Istilah antropologi berarti ilmu tentang manusia. Ilmu, Antropologi atau ilmu tentang manusia ini dapat dibagi — bagi lagi menjadi dua anak cabang yaitu antropologi ragawi fisik dan antropologi budaya. Antropologi ragawi mempelajari raga atau segi — segi jasmani manusia. Sedangkan Antropologi budaya mempelajari segi — segi kebudayaan manusia. Antropologi budaya sendiri dibagi lagi menjadi tiga anak cabang ilmu, yaitu etnolinguistik, prehistori dan etnologi.

E-MIT MICHAELA GERBERA PDF

Antropologi Fisik (Ragawi) Dalam Bidang Kajian Antropologi

Penulis membuat makalah ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang ilmu Antropologi karena menurut pengalaman penulis masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum mengerti pengertian tentang Antropologi dan juga apa saja yang menjadi kajian di ilmu Antropologi. Penulis juga akan menjabarkan beberapa cabang cabang ilmu yang terdapat dalam ilmu Antropologi di dalam makalah ini. Kata kunci: Penjabaran, Antropologi, Antropologi soial-budaya, Antropologi ragawi 1. Pendahuluan Topik yang dipilih penulis dalam makalah ini adalah pengertian tentang suatu ilmu, ilmu yang dipilih penulis adalah Antropologi. Akan dibahas nanti oleh penulis tentang pengertian Antropologi dan beberapa cabang dari ilmu antropologi. Hal yang melatar belakangi penulis untuk menulis makalah ini dan melakukan penelitian skala kecil untuk makalah ini adalah keinginan penulis untuk memperkenalkan ilmu Antropologi kepada pembaca dan masyarakat luas.

EUGEN BARBU UNSPREZECE PDF

Antroplogi Ragawi.doc

Related posts: Antropologi Fisik Ragawi Dalam Bidang Kajian Antropologi Dewasa ini antropologi mengalami perkembangan pesat di berbagai negara dengan berbagai tradisi. Tradisi mempelajari masyarakat pedesaan, dan masyarakat terasing tetap ada, tetapi juga meliputi masyarakat perkotaan. Di berbagai perguruan tinggi di dunia, antropologi diajarkan sebagal ilmu yang berdiri sendiri. Ada negara-negara tertentu dalam kurikulum nasionaln ya yang mencantumkan antropologi sebagai mata pelajaran di sekolah menengah termasuk Indonesia. Secaragaris besar objek kajian antropologai adalah asal usul manusia; keanekaragaman bentuk fisik manusia atau ras; kebudayaan, termasuk unsur-unsur kebudayaan, perkembangan, dan penyebarannya; berbagai kemampuan manusia menyesuaikan din dengan lingkungannya. Melihat luasnya kajian antropologi menyebabkan sulitnya seseorang dapat menyelesaikan penelitian antropologis terhadap aspek-aspek manusia yang Gambar 2.

BRZO CITANJE PDF

Kejas Paleoanthropology, Linguistic anthropology, Anthropobiology Village anthropology, and many more. Physical anthropology concern on human as a generated human beings that has developed intelligent through time and evoluted and developed. Help Center Find new research papers in: Result and discussion 1. Writer ravawi the papers also identified the difference of Social-Cultural Anthropology and Physical anthropology based on assessment study, although it come from anthropology there are several differentiation between them. Writer do execution for collecting data and writer also as data sorter. Social-Cultural Anthropology and Physical anthropology.

Related Articles