MAKALAH BASIS DATA TERDISTRIBUSI PDF

Latar Belakang Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah dan mengambil kueri query basis data disebut sistem manajemen basis data. Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. Dalam pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data. Kehadiran basis data dapat meningkatkan Daya saing perusahaan tersebut.

Author:Shalabar Akikinos
Country:Iran
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):13 April 2005
Pages:31
PDF File Size:1.42 Mb
ePub File Size:18.58 Mb
ISBN:774-6-82288-606-2
Downloads:41201
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vudoramar



Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual. Application Layer Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.

Contoh protokol aplikasi yang banyak digunakan: hypertext transfer protocol HTTP yang digunakan di world wide web, file transfer protocol FTP untuk pengiriman file antar komputer, simple mail transfer protocol SMTP untuk email.

Presentation Layer Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi. Session Layer Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain.

Fungsi dari layer ini adalah : Pengendalian dialog: memantau giliran pengiriman Pengelolaan token: mencegah dua pihak untuk melakukan operasi yang sangat kritis dan penting secara bersamaan Sinkronisasi: menandai bagian data yang belum terkirim sesaat crash pengiriman terjadi, sehingga pengiriman bisa dilanjutkan tepat ke bagian tersebut.

Network Layer Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket. Contohnya adalah Internet Protocol IP. Layer ini Memiliki address secara fisik yang sudah di-kode-kan secara langsung ke network card pada saat pembuatan card tersebut disebut MAC Address. Physical Layer Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar system.

Fungsi utama dari layer ini adalah untuk menentukan : Berapa volt untuk bit 1 dan 0. Berapa nanoseconds bit dapat bertahan di saluran komunikasi. Contoh dari dari layer ini diantaranya : token ring dan IEEE Untuk dapat melakukan ini sebuah server harus menyediakan layanan remote procedure.

Pendekatan yang dilakuan adalah sebuah server membuka socket, lalu menunggu client yang meminta prosedur yang disediakan oleh server. Bila client tidak tahu harus menghubungi port yang mana, client bisa me-request kepada sebuah matchmaker pada sebuah RPC port yang tetap.

Matchmaker akan memberikan port apa yang digunakan oleh prosedur yang diminta client. RPC ini merupakan suatu protokol yang menyediakan suatu mekanisme komunikasi antar proses yang mengijinkan suatu program untuk berjalan pada suatu komputer tanpa terasa adanya eksekusi kode pada sistem yang jauh remote system. Fitur RPC Fitur-fitur dalam RPC diantaranya : Batching calls Fitur Batching calls mengijinkan client untuk mengirim message calls ke server dalam jumlah besar secara sequence berurutan.

Pada saat melakukan batching, client tidak menunggu server untuk memberikan reply terhadap tiap messages yang dikirim, begitu pula dengan server yang tidak pernah mengirimkan messages reply. Broadcasting Calls Fitur Broadcasting mengijinkan klien untuk mengirimkan paket data ke jaringan dan menunggu balasan dari network. Callback Procedures Fitur Callback Procedures mengijinkan server untuk bertindak sebagai klien dan melakukan RPC callback ke proses yang dijalankan oleh klien.

Menggunakan select Subrutin Fitur ini akan memeriksa deskripsi dari suatu file dan messages dalam antrian untuk melihat apakah mereka siap untuk dibaca diterima atau ditulis dikirim , atau mereka dalam kondisi ditahan sementara.

Prosedur ini mengijinkan server untuk menginterupsi suatu aktivitas, memeriksa datanya, dan kemudian melanjutkan proses aktivitas tersebut. Model dan Cara Kerja RPC Prosedur call umumnya berkaitan dengan penggunaan stack, penyimpanan parameter yang diterima dalam stack tersebut dan pengalokasian ruang untuk lokal variabel.

Namun selain itu ada yang disebut dengan Prosedur Call remote, yang berarti pelaksanaan proses diatas namun pada suatu sistem lain yang berhubungan melalui suatu jaringan.

Sistem prosedur remote ini memiliki cara kerja yang sedikit banyak mirip, namun berbeda dengan prosedur call biasa. Tiap prosedur yang dipanggil dalam RPC, maka proses ini harus berkoneksi dengan server remote dengan mengirimkan semua parameter yang dibutuhkan, menunggu balasan dari server dan melakukan proses kemudian selesai. Proses di atas disebut juga dengan stub pada sisi klien. Sedangkan Stub pada sisi server adalah proses menunggu tiap message yang berisi permintaan mengenai prosedur tertentu.

Server harus membaca tiap parameter yang diberikan, kemudian memberikan prosedur lokal yang sesuai dengan permintaan dan parameter. Kemudian setelah eksekusi, server harus mengirimkan hasil kepada pihak pemanggil proses.

Kelebihan RPC Relatif mudah digunakan Pemanggilan remote procedure tidak jauh berbeda dibandingkan pemanggilan local procedure.

Sehingga pemrogram dapat berkonsentrasi pada software logic, Komunikasi Hal. ROI ini merupakan teknologi berbasis object yang sudah terbukti bagus untuk pengembangan aplikasi stand alone. Ada dua istilah dalam remote object yaitu : Proxy Mirip dengan client stub dalam RPC dimana implementasi interface object sesungguhnya berada di mesin yang lain.

Proxy berjalan di address space client. Skeleton Mirip dengan server stub dalam RPC. RMI memungkinkan kita untuk mengirim obyek sebagai parameter dari remote method. Dengan dibolehkannya program Java memanggil method pada remote obyek, RMI membuat pengguna dapat mengembangkan aplikasi Java yang terdistribusi pada jaringan. Aplikasi RMI sering terbagi menjadi dua bagian yaitu server dan client.

Server mempunyai beberapa remote objects, dan referencenya serta menunggu jika client ingin memanggil remote object tersebut. Sedangkan Client mendapatkan remote refernce untuk satu atau lebih remote object di dalam server, dan kemudian memanggil metode di dalamnya. RMI menyediakan mekanisme sehingga server dan client dapat berkomunikasi dan tukar menukar informasi timbal balik.

Aplikasi seperti ini disebut dengan distributed object application. Aplikasi terdistribusi dengan Java RMI terdiri atas interfaces and classes. Interfaces mendifinisikan methods sedangkan class mengimplementasikan metode yang didefinisikan didalam interfaces Objects perwujudan dari class yang mempunyai metode tersebut yang dapat dipanggil dari jauh disebut dengan remote objects.

Suatu object akan menjadi remote jika mengimplementasikan suatu remote interface, yang mempunyai karakteristik sbb : RMI memperlakukan remote object berbeda dengan yang non-remote object, ketika object tersebut dikirim ke VM yang lain. Stub untuk remote object meng-implements remote interfaces yang remote object juga meng-implements. Client bertanggung jawab di antar muka untuk user, sedangkan server mengatur data dan juga mengeksekusi transaaksi.

Sehingga suatu proses client berjalan di sebuah personal computer dan juga mengirim query ke sebuah server yang berjalan pada mainframe. Aarsitektur jenis ini menjadi sangat popular untuk beberapa alasan. Yang Kedua, mesin server yang cukup mahal utilisasinya tidak terperngaruh pada interaksi pemakai. Meskipun mesin client tidak terlalu mahal. Ketiga adalah, pemakai dapat menjalankan antarmuka berbasis grafis maka dari itu pemakailebih mudah dibandingkan antar muka pada server yang tidak user-friendl, perlu diingat batasan antara client dan juga server dan untuk menjaga komunikasi antara keduanya yang berorientasi himpunan.

Khususnya untuk membuka kursor dan mengambil tupel pada satu waktu membangkitkan beberapa pesan dan bisa diabaikan. Client: — Melakukan operasi pada komputer yang lain Server:.

DESCARGAR LIBRO ASUNTOS INTERNOS DANTE GEBEL PDF

makalah perancangan basis data

Peningkatan Keparalelan Increased paralelism. Peningkatan beban pengubahan data Increased overhead on upate. Fragmentasi Data Dapat diterapkan operasi union ataupun operasi natural join. Ada banyak komputer yang disebut sites atau nodes.

ABRAHAM KOVOOR BOOKS PDF

Sinkronisasi ( Sistem Terdistribusi )

Sunday, 26 June Sinkronisasi Sinkronisasi adalah proses pengaturan jalannya beberapa proses pada saat yang bersamaan. Tujuan utama sinkronisasi adalah menghindari terjadinya inkonsitensi data karena pengaksesan oleh beberapa proses yang berbeda mutual exclusion serta untuk mengatur urutan jalannya proses-proses sehingga dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari deadlock dan starvation. Sinkronisasi umumnya dilakukan dengan bantuan perangkat sinkronisasi. Penyelesaian terhadap masalah ini sangat penting karena perkembangan teknologi sistem komputer menuju ke sistem multiprocessing, terdistribusi dan paralel yang mengharuskan adanya proses-proses kongkuren.

Related Articles