ASKEP CA LARING PDF

Batuk yang kadang — kadang dengan reak yang bercampur darah dikarenakan adanya ulserai pada tumor tersebut Disfagia, kesulitan bernafas dan nafas bau merupakan gejala tahap lanjut. Pembesaran nodus limfa servikal ,penurunan berat badan dan status kelelahan umum dan nyeri yang menjalar ke telinga dapat terjadi bersama metastase. Pengobatan pilihan termasuk terapi radiasi dan pembedahan. Pemeriksaan gigi dilakukan untuk menyingkirkan setiap penyakit mulut. Semua masalah yang berkaitan dengan gigi diatasi, jika mungkin sebelum dilakukan pembedahan.

Author:Kigagami Kacage
Country:El Salvador
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):15 February 2007
Pages:280
PDF File Size:11.27 Mb
ePub File Size:17.40 Mb
ISBN:993-9-93457-850-1
Downloads:47884
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Musho



Melalui makalah ini kami ingin menjelaskan tentang asuhan keperawatan kanker laring dan perawatan Trakeostomi. Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan Anatomi dan Fisiologi Laring Defenisi Kanker Laring Etiologi dan Faktor Resiko Manifestasi Klinis Penatalaksanaan Medis Pemeriksaan Fisik dan Diagnostik Asuhan Keperawatan Perawatan Trakeostomi Latar Belakang Kanker laring merupakan keganasan yang terjadi pada sel skuamosa laring.

Keganasan dilaring bukanlah hal yang jarang ditemukan dan masih merupakan masalah, karena penanggulannnya mencakup berbagai segi. Sebagai gambaran perbandingan, diluar negeri karsinoma laring menempati urutan pertama dalam urutan keganasan dibidang THT, sedangkan di RS Cipto Mangunkusuma Jakarta karsinoma laring menduduki urutan ketiga setelah karsinoma nasofaring dan tumor ganas hidung dan sinus paranasal.

Penyebab karsinoma laring belum diketahui dengan pasti. Berdasarkan data diatas penulis tertarik untuk menyususn Asuhan Keperawatan Dengan Gangguan Sistem Pernafasan : Kankers laring dan perawatan pada trakeostomi.

Rumusan Masalah 1. Bagaimana anatomi dan fisiologi laring? Apa yang dimaksud kanker laring? Apa etiologi dan faktor resiko kanker laring? Bagaimana patofisiologi kanker laring? Bagaimana manifestasi klinis kanker laring? Bagaimana penatalaksanaan kanker laring? Apa pemerikaan diagnostik kanker laring? Bagaimana asuhan keperawatan klien yang terkena kanker laring?

Bagaimana perawatan trakeostomi? Tujuan Penulisan 1. Bagaimana anatomi dan fisiologi laring. Apa yang dimaksud kanker laring. Apa etiologi dan faktor resiko kanker laring. Bagaimana patofisiologi kanker laring.

Bagaimana manifestasi klinis kanker laring. Bagaimana penatalaksanaan kanker laring. Apa pemerikaan diagnostik kanker laring. Bagaimana asuhan keperawatan klien yang terkena kanker laring. Bagaimana perawatan trakeostomi.

Anatomi dan Fisiologi Laring Gambar 1 : Anatomi Laring Laring atau kotak suara voice box merupakan bagian yang terbawah dari saluran napas bagian atas. Bentuknya menyerupai limas segitiga terpancung, dengan bagian atas lebih besar daripada bagian bawah.

Batas atas laring adalah aditus laring, sedangkan batas bawahnya ialah batas kaudal kartilago krikoid. Laring dibentuk oleh sebuah tulang di bagian atas dan beberapa tulang rawan yang saling berhubungan satu sama lain dan diikat oleh otot intrinsik dan ekstrinsik serta dilapisi oleh mukosa.

Tulang dan tulang rawan laring yaitu : 1. Pada kedua sisi tulang ini terdapat prosesus longus di bagian belakang dan prosesus brevis bagian depan.

Permukaan bagian atas tulang ini melekat pada otot- otot lidah, mandibula dan tengkorak. Kartilago tiroid : merupakan tulang rawan laring yang terbesar, terdiri dari dua lamina yang bersatu di bagian depan dan mengembang ke arah belakang.

Kartilago 5 Krikoid : terletak di belakang kartilago tiroid dan merupakan tulang rawan paling bawah dari laring. Di setiap sisi tulang rawan krikoid melekat ligamentum krikoaritenoid, otot krikoaritenoid lateral dan di bagian belakang melekat otot krikoaritenoid posterior.

Otot-otot laring terdiri dari 2 golongan besar, yaitu : 1. Otot-otot ekstrinsik : a. Otot elevator : M. Milohioid, M. Geniohioid, M. Digrastikus dan M. Stilohioid b. Otot depressor : M. Omohioid, M. Sternohioid dan M. Tirohioid 2. Otot-otot Intrinsik : a. Otot Adduktor dan Abduktor : M. Krikoaritenoid, M. Aritenoid, oblique dan M. Otot yang mengatur tegangan ligamentum vokalis : M. Tiroaritenoid, M. Vokalis, M. Krikotiroid c. Otot yang mengatur pintu masuk laring : M.

Ariepiglotik, M. Gambar 2: Anatomi laring: a anterior ; b anterolateral. Gambar 4. Anatomi laring, tampak otot-otot dan kartilago laring : A laring dari posterior, B laring dari atas.

Laring mempunyai tiga fungsi utama yaitu proteksi jalan napas, respirasi dan fonasi. Laring membuat suara serta menentukan tinggi rendahnya nada. Saat bernapas pita suara membuka gambar 5 , sedangkan saat berbicara atau bernyanyi akan menutup gambar 6 sehingga udara meninggalkan paru-paru, bergetar dan menghasilkan suara. Posisi pita suara Gambar 6. Posisi pita suara saat bernapas saat Berbicara Pembentukan suara merupakan fungsi laring yang paling kompleks.

Pemantauan suara dilakukan melalui umpan balik yang terdiri dari telinga manusia dan suatu sistem dalam laring sendiri. Fungsi fonasi dengan membuat suara serta menentukan tinggi rendahnya nada. Tinggi rendahnya nada diatur oleh peregangan plika vokalis.

Syarat suara nyaring yaitu anatomi korda vokalis normal dan rata, fisiologis harus normal dan harus ada aliran udara yang cukup kuat. Fase pulmonal menghasilkan aliran energi dengan inflasi dan ekspulsi udara. Aktivitas ini memberikan kolom udara pada laring untuk fase laringeal. Kata word terbentuk sebagai aktivitas faring tenggorok , lidah, bibir, dan gigi. Adapun perbedaan frekuensi suara dihasilkan oleh kombinasi kekuatan ekspirasi paru dan perubahan panjang, lebar, elastisitas, dan ketegangan pita suara.

Otot adduktor laringeal adalah otot yang bertanggung jawab dalam memodifikasi panjang pita suara. Akibat aktivitas otot ini, kedua pita suara akan merapat aproksimasi , dan tekanan dari udara yang bergerak menyebabkan vibrasi dari pita suara yang elastik. Laring khususnya berperan sebagai penggetar vibrator. Elemen yang bergetar adalah pita suara.

Pita suara menonjol dari dinding lateral laring ke arah tengah dari glotis. Pita suara ini diregangkan dan diatur posisinya oleh beberapa otot spesifik pada laring itu sendiri. Defenisi Kanker Laring Papiloma adalah salah satu tumor jinak laring. Tumor ini kecil, tumbuh seperti jengger yang diduga akibat virus. Papiloma dapat diangkat secara eksisi bedah maupun 8 dengan laser. Ahli bedah harus berhati-hati karena bagian laring yang tidak ditumbuhi tumor harus dipertahankan untuk mempertahanka fungsi.

Tumor jinak lain pada laring adalah nodul dan polip sering terjadi pada orang yang menggunakan suaranya secara berlebihan. Kanker laring diklasifikasikan dan diterapi berdasarkan lokasi anatomisnya. Kanker laring kotak suara dapat terjadi pada glotis pita suara sejati , struktur supraglotis di atas pita suara atau struktur subglottis di bawah pita suara.

American Cancer Society memperkirakan 8. Akan tetapi insiden kanker laring pada wanita terus meningkat.

LIBRO CRISTIANO CAUTIVANTE PDF

PENDAHULUAN

Bersihan jalan napas tak efektif F. Manisfestasi klinis 1. Serak Suara serak adalah hal pertama yang akan tampak pada pasien dengan kanker pada daerah glotis karena tumor mengganggu kerja pita suara selama berbicara. Suara mungkin terdengar parau dan puncak suara rendah. Dispneu dan stridor.

LIPACIDE C8G PDF

Laporan Pendahuluan Ca Laring Lengkap Download Format Pdf Dan Doc -KitaPastiSehat

Pengertian Kanker Laring adalah keganasan pada pita suara, kotak suara laring atau daerah lainnya di tenggorokan. Secara anatomi kanker laring dibagi atas tiga bagian yaitu supra glotik, kanker pada plika ventrikularis, aritenoid, epiglotis dan sinus piriformis Glotis : kanker pada korda vokalis , Subglotis : kanker dibawah korda vokalis. Laring atau organ suara adalah struktur epitel kartilago yang menghubungkan laring dan trakea. Fungsi utama laring adalah untuk memungkinkan terjadinya vokalisasi.

ARTA PROZATORILOR ROMANI TUDOR VIANU PDF

Melalui makalah ini kami ingin menjelaskan tentang asuhan keperawatan kanker laring dan perawatan Trakeostomi. Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan

ANALISIS INSTRUMENTAL SKOOG LEARY PDF

Pengertian Secara anatomi tumor laring dibagi atas tiga bagian yaitu supra glotik, tumor pada plika ventrikularis, aritenoid, epiglotis dan sinus piriformis Glotis : tumor pada korda vokalis , Subglotis : tumor dibawah korda vokalis. Patofisiologi Karsinoma laring banyak dijumpai pada usia lanjut diatas 40 tahun. Kebanyakan pada orang laki-laki. Hal ini mungkin berkaitan dengan kebiasaan merokok, bekerja dengan debu serbuk kayu, kimia toksik atau serbuk, logam berat. Bagaimana terjadinya belum diketahui secara pasti oleh para ahli. Bila kanker terbatas pada pita suara intrinsik menyebar dengan lambat. Pita suara miskin akan pembuluh limfe sehingga tidak terjadi metastase kearah kelenjar limfe.

Related Articles